Citranusantaranews
Semarang -Aksi pencurian dengan modus berpura-pura menjadi pembeli kembali terjadi di Kota Semarang. Seorang pedagang, Catur Ariani (38), menjadi korban setelah tas miliknya digasak pelaku saat berjualan di kawasan Pedamaran, Kamis 30 April 2026 dini hari sekira pukul 03.40 WIB.
Peristiwa terjadi di kios korban yang berada di dekat Mushola Kyai Damar. Saat itu, korban baru saja membuka lapak dagangannya bersama sang suami sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, sekitar pukul 03.20 WIB, suami korban pergi ke Pasar Johar (Beteng) untuk mengambil stok barang, meninggalkan korban sendirian di kios.
Selang beberapa menit, dua pria datang mengendarai sepeda motor. Satu pelaku tetap berada di atas motor dengan mesin menyala, sementara rekannya turun dan berpura-pura membeli bawang putih serta bawang merah.
Di saat korban lengah melayani, pelaku dengan cepat menyelinap masuk ke dalam kios dan mengambil tas milik korban. Tanpa menimbulkan kecurigaan, pelaku langsung kabur dan melarikan diri bersama rekannya.
Korban yang tersadar langsung berteriak “maling” dan memicu kepanikan di sekitar lokasi. Salah satu pedagang sempat melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil meloloskan diri.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Semarang Tengah. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Semarang Tengah Kompol Sugito bersama jajaran langsung bergerak cepat. Kanit Reskrim Iptu Nurul didampingi anggota, termasuk Briptu Ryan, turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP serta menelusuri rekaman CCTV.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi pelaku. Sementara itu, korban berharap pelaku segera tertangkap agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Aksi ini menambah daftar kasus pencurian dengan modus pembeli palsu yang menyasar pedagang kecil, khususnya pada jam-jam rawan saat aktivitas pasar mulai berlangsung.
(Red)

