Polda Jateng Rangkul Ormas dan Kampus, Bangun Kesadaran Literasi Digital Masyarakat

CITRANUSANTARAnews

Kota Semarang- Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah pesatnya perkembangan media sosial terus dilakukan oleh jajaran kepolisian bersama elemen masyarakat. Melalui kegiatan “Silaturahmi Kamtibmas”, Polda Jawa Tengah menggandeng organisasi kemasyarakatan, akademisi, dan tokoh masyarakat untuk membangun kesadaran bersama terkait pentingnya literasi digital dan menjaga ruang publik yang sehat.

Kegiatan yang berlangsung di MG Setos Hotel Semarang, Kamis (21/5/2026), tersebut digelar oleh Polda Jawa Tengah bekerja sama dengan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), serta Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) Kota Semarang.

Acara berlangsung penuh antusias dan dihadiri lebih dari 170 peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan, komunitas, tokoh agama, mahasiswa, hingga unsur masyarakat sipil.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas bangsa di era digital yang penuh tantangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Jawa Tengah Latif Usman, Wakil Ketua PWM Jawa Tengah A Hasan Asy’ari Ulama’i, Rektor Unimus Prof. Dr. H. Masrukhi, serta tokoh masyarakat dan penggerak komunitas AM Jumai.

Dalam sambutannya, Wakapolda Jawa Tengah menegaskan bahwa tantangan keamanan saat ini tidak hanya terjadi di ruang nyata, tetapi juga di ruang digital. Menurutnya, media sosial memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas sosial dan persatuan bangsa apabila tidak digunakan secara bijak.

“Literasi media sosial menjadi kebutuhan penting saat ini. Masyarakat harus mampu memilah informasi, menghindari hoaks, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Direktur Cyber Polda Jawa Tengah, Rektor Unimus Prof. Dr. H. Masrukhi, serta Pembina LDK PWM Jawa Tengah Agus Munawar Sodiq. Dalam forum tersebut, para peserta mendapatkan penguatan wawasan mengenai keamanan digital, etika bermedia sosial, bahaya penyebaran informasi palsu, hingga pentingnya membangun budaya komunikasi yang sehat di ruang publik digital.

Rektor Unimus Prof. Dr. H. Masrukhi menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem digital yang positif dan edukatif.

“Media sosial harus menjadi sarana membangun peradaban, bukan ruang untuk menyebarkan kebencian atau provokasi. Edukasi digital harus terus diperkuat agar masyarakat semakin cerdas dan bijak dalam menggunakan teknologi,” ungkapnya.

Suasana kegiatan semakin khidmat ketika seluruh peserta bersama-sama membacakan Deklarasi Komitmen Kebangsaan dalam semangat Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026. Dalam deklarasi tersebut, para peserta menegaskan komitmen untuk menolak segala bentuk kekerasan, kriminalitas, provokasi, radikalisme, intoleransi, serta tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu, peserta juga menyatakan kesiapan untuk menjunjung tinggi nilai moral, taat hukum, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendukung terciptanya stabilitas nasional demi Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat.

Kegiatan Silaturahmi Kamtibmas ini dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun komunikasi harmonis antara aparat keamanan dan elemen masyarakat. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui program nyata, edukasi literasi digital, penguatan moderasi sosial, serta kolaborasi lintas sektor guna menjaga persatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi dan dinamika media sosial yang semakin kompleks.

(Adi)

Berita Terkait